19 January 2021

Mulai Sekolah Tatap Muka, Santri dan Guru Dayah Baitul Arqam Diberikan Rapid Test

Tuesday, 19 January 2021 Kategori : Berita

Jantho — Memasuki semester genap tahun ajaran 2021/2022, Dayah Pesantren Baitul Arqam Aceh Besar memulai sekolah luring atau tatap muka untuk para santri. Bagi santri dan guru yang mulai memasuki asrama akan diberikan rapid test untuk melakukan screening sebelum memulai proses belajar mengajar secara luring.

“Kita akan mengikuti semua standar prokes untuk bisa memulai kembali sekolah tatap muka. Alhamdulillah, untuk rapid test kali ini pesantren bekerja sama dengan Rumah Sakit Harapan Bunda yang bersedia memfasilitasi baik tenaga medis, maupun peralatan untuk keperluan tes,” ungkap Direktur Dayah Pesantren Baitul Arqam Dr Muharrir Asy’ari Lc MAg.

Sistem dan Satuan Pendidikan Baitul Arqam mengacu pada Kurikulum K13 dan Pendidikan Muhammadiyah secara nasional. Hingga saat ini Dayah Pesantren Baitul Arqam terus meningkatkan kapasitas guru dan juga fasiltas belajar.

Sementara itu, Kepala sekolah Madrasah Aliyah Baitul Arqam, Luthfi Mansyurni Lc, menyatakan bahwa kesehatan adalah hal yang diutamakan dalam proses belajar mengajar, terlebih lagi saat pandemi seperti ini. Jadi, prosedur rapid test merupakan salah satu ikhtiar untuk melaksanakan sekolah tatap muka.

“Adapun santri dan guru yang nanti ditemukan hasil reaktif akan dilanjutkan dengan tes swab antigen. Jika positif, sesuai dengan prosedur akan dilaksanakan isolasi mandiri dan peningkatan imunitas hingga individu tersebut sehat dan bisa melaksanakan belajar tatap muka seperti biasa.”

Dayah Pesantren Baitul Arqam mengutamakan kenyamanan tempat tinggal santri untuk mendukung pendidikan berkualitas, memberikan kesempatan yang sama untuk semua kalangan siswa mengecap pendidikan terbaik dengan adanya kelas khusus bagi santri yang belum lancar membaca Al-Qur’an.

Untuk tahun ajaran baru 2021-2022 Pesantren Baitul Arqam kembali membuka kesempatan bagi 100 orang siswa dan siswi tingkat madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah dengan program unggulan: tahfidz Al-Qur’an dengan Metode Ritme Otak (MRO) dan target pencapaian tsanawiyah 15 juz dan aliyah 15 juz, belajar bahasa Inggris dan Arab dengan sistem kelas intensif, dan kelas Menulis dan Jurnalistik. Adapun program khusus yaitu, pembinaan membaca Al-Qur’an, ilmu tajwid, dan kaligrafi.

“Selain itu, di Baitul Arqam juga diadakan program study tour, pencak silat Tapak Suci, drumband, dan pramuka sebagai ekstrakurikuler,” imbuh Luthfi.

Bersamaan dengan rapid test tersebut juga disosialisasikan pencegahan CovidD-19 dengan 3M, yaitu memakai masker menjaga jarak, dan mencuci tangan yang diadakan oleh organisasi kepemudaan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Pesantren Baitul Arqam 18 Januari 2020.[]

Sumber Acehtrend

No Comments

Tinggalkan Komentar