5 April 2020

Kompetisi Perdana Kelompok Drumband Baitul Arqam

Sunday, 5 April 2020 Kategori : Pojoksantri

Oleh Miralda Salsyabillah

 

MINGGU, 8 Maret 2020, Pesantren Baitul Arqam di Sibreh, Aceh Besar, tempat saya menimba ilmu menjadi tuan rumah Latihan Bersama dan Kompetisi Drumband. Pagelaran ini diikuti oleh beberapa sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar dengan ratusan peserta, masing-masing dari SDN 20 Banda Aceh, SDN Lambheu, SDN Garot, dan SDN Cot Meuraja dari tingkat junior. Untuk tingkat senior masing-masing dari Pesantren Baitul Arqam, Pesantren Al-Manar, SMA 1 Kota Jantho, SMAN 1 Kuta Cot Glie, SMA 1 Montasik, dan SMA Modal Bangsa. Para peserta dari berbagai sekolah tersebut didampingi oleh pembina, pelatih, dan panitia.

Acara yang dimulai dari pagi hingga sore ini dipenuhi dengan keceriaan dan kegirangan para peserta. Pada pukul 08.00 WIB, saat semua peserta latihan gabungan telah tiba di Pesantren Baitul Arqam, mereka diminta untuk memasuki ruangan yang telah ditunjuk oleh panitia. Di sana peserta dibagi sesuai kelompok yang telah ditentukan berdasarkan alat musik yang akan digunakan.

Latihan bersama dimulai pukul 09.45 WIB. Setelah pembagian kelompok selesai, peserta diarahkan memasuki area panggung utama yang berada di lapangan sekolah. Saatnya acara dimulai dan dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh santri Baitul Arqam bernama Ahmad Khumaina Paya. Setelah itu, semua peserta diminta berdiri karena akan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Selanjutnya kata sambutan dari Rektor Dayah Pesantren Baitul Arqam, Dr. H. Muharir Asy’ri Lc, M.Ag yang menceritakan tentang visi misi pesantren.

“Alhamdulillah Dayah Pesantren Baitul Arqam menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya, yang pertama sebelumnya yaitu acara Kompetisi Sains Madrasah untuk mempersiapkan ke tingkat provinsi,” ujarnya.

Ia juga memberitahukan bila lima santri Baitul Arqam akan diberangkatkan ke Malaysia pada 15 Maret 2020 untuk belajar selama tiga bulan. Bukan hanya itu, ia juga menceritakan bila pesantren ini juga sudah memenangkan sejumlah kompetisi di antaranya pencak silat.

“Dan juga alhamdulillah Dayah Baitul Arqam ini mempunyai kelas menulis atau jurnalistik, kelas ini tidak sia-sia dibuka karena sudah ada beberapa santri yang tulisannya dimuat di media massa baik cetak maupun online,” katanya.

Setelah kata sambutan selesai, semua peserta khususnya yang akan mengikuti latihan bersama memasuki arena di depan panggung utama. Di sana mereka menunjukkan atraksinya.

Kompetisi drumband ini juga dimeriahkan dengan aneka doorprize untuk menyenangkan peserta. Hadiahnya juga keren-keren seperti kompor gas, dispenser, botol minum, makanan yang disponsori oleh Zee, masker, dan sebagainya.

Sebelum acara puncak kompetisi dimulai pukul 13.30 WIB, para peserta mulai sibuk mempersiapkan penampilan mereka. Sebelum azan Zuhur berkumandang, santri Baitul Arqam terlebih dahulu makan siang agar tidak terburu-buru saat persiapan usai salat Zuhur nanti. Kami para santri Baitul Arqam tidak ingin kalah dengan tim dari sekolah lain.

Semua peserta telah mempersiapkan diri mereka untuk tampil maksimal. Setelah salat Zuhur yang dilakukan secara berjemaah, MC mengumumkan agar peserta bersiap-siap. Mereka sudah tidak sabar ingin menunjukkan aksinya yang telah dinanti-nanti oleh seluruh hadiri. Para peserta pun langsung bergegas ke ruangan khusus di lantai dua untuk mengganti kostum.

Tepat pukul 13.30 WIB acara dimulai dengan penampilan tingkat junior. Inilah saatnya menunjukkan keterampilan mereka dalam menabuh drum, memainkan bendera, dan alat musik lainnya kepada penonton. Selanjutnya adalah penampilan dari tim senior.

Setelah seluruh peserta junior tampil, panitia membagi-bagikan doorprize sesi pertama dengan mengundi nomor kupon. Setelah salat Asar, semua peserta kembali diminta ke arena utama. Sesaat lagi momen paling menegangkan yang sudah dinanti-nanti oleh peserta dan pelatih akan berlangsung, yakni pembagian hadiah kepada pemenang. Adapun kategorinya, yaitu juara I terbaik, juara I terfavorit, dan juara I terunik untuk setiap cabang lomba.

Dayah pesantren Baitul Arqam meraih juara pada cabang musik di tingkat I terunik, colour guard di tingkat I terfavorit, dan komandan di tingkat I terfavorit. Selain itu, Baitul Arqam juga mendapatkan juara I terunik untuk cabang bethree untuk keseluruhannya. Kami tentunya sangat senang dan gembira atas prestasi ini. Prestasi ini membuat kami para santri menjadi semakin percaya diri. Padahal ini merupakan penampilan perdana kami mengikuti lomba sejak ekstrakurikuler drumband dibuka di Baitul Arqam tahun lalu. Lebih-lebih lomba ini dibuat di pesantren tempat kami mencari ilmu.

Acara selesai pada pukul 17.00 WIB, seluruh peserta telah kembali ke sekolah masing-masing. Namun kami di Baitul Arqam masih merayakan kemenangan ini dengan cara kami sendiri. Berfoto bersama ustaz dan ustazah, serta panitia. Tak henti-hentinya kami abadikan melalui kamera.

Usai foto-foto bersama, kami membersihkan seluruh sampah yang berserakan untuk menjaga kebersihan pesantren. Begitulah cerita kami hari itu.[]

Penulis adalah santri kelas X MA Pesantren Baitul Arqam, Sibreh, Aceh Besar

No Comments

Tinggalkan Komentar